You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
31 Ekor Sapi Murah Sudah Dipesan Pedagang
photo Nurito - Beritajakarta.id

Sapi Murah Mulai Dipesan Pedagang

Bahkan sebagiannya sudah dibayar mereka

Mengantisipasi lonjakan harga daging jelang Idul Fitri 1437 Hijriah, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PD Pasar Jaya menyiapkan sebanyak 2.000 ekor sapi. Dari jumlah tersebut, sebanyak 31 diantaranya sudah dipesan.

Manajer Umum PD Pasar Jaya, Marnaek Manurung mengatakan, ke-31 ekor sapi ini dipesan pedagang perorangan dan berkelompok. Mereka adalah pedagang daging dari enam pasar di Jakarta.

2.000 Ekor Sapi Disiapkan untuk Lebaran

"Ada yang di Pasar Palmerah, Cibubur, Perumnas Klender, Pasar Minggu, Rawamangun dan Kramatjati. Bahkan sebagiannya sudah dibayar mereka," kata Marnaek, Jumat (1/4).

Menurutnya, sapi yang didatangkan dari Nusa Tenggara Timur (NTT) harganya jauh lebih murah dan kualitasnya bagus. Masing-masing, harga daging sapi paha depan hanya Rp 95 ribu per kilogram dan paha belakang Rp 99 ribu per kilogram. Harga ini jauh lebih murah dibanding harga di pasaran yang mencapai Rp 130 ribu per kilogram.

Penyediaan sapi ini kerjasama dengan PD Dharma Jaya. Saat ini sapi masih disimpan di kandang sapi milik PD Darma Jaya di Cakung.

"Saat ini kami masih terus sosialisasi ke pedagang daging di pasar, agar membeli sapi yang sudah kami siapkan," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1189 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1172 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye960 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye944 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye853 personBudhi Firmansyah Surapati